Usaha Rumahan Yang Potensial Di Desa

Melihat suksesnya bisnis di ibu kota, terkadang membuat masyarakat desa menginginkan urbanisasi. Melemahnya perekonomian di desa dan kurangnya antusias masyarakat membuat bisnis di desa sangat melemah hingga turun. Itulah mengapa jarangnya orang melakukan bisnis di desa.

Sebenarnya dengan adanya bisnis di desa bisa membuka peluang kerja yang sangat besar untuk masyarakat di desa. Apalagi sekarang ini lapangan pekerjaan sangat sulit didapat apalagi di ibu kota.

Bukan alasan lagi sekarang untuk tidak menciptakan lapangan pekerjaan yang baru di kota terpencil atau desa. Sekarang perkembangan teknologi komunikasi sudah sangat meluas. Adanya teknologi seharusnya bisa digunakan sebagai kekuatan dalam membuka usaha. Apalagi sekarang internet sudah menjamah desa hingga terpencil.

Daripada ibu kota, sebenarnya desa memiliki tempat atau bahan yang sangat banyak. Perbedaan lainnya pun, di desa siapapun bisa membuka usah dengan skala modal kecil. Berbeda dengan di kota, segala hal memerlukan modal besar walaupun itu hanya usaha kecil. Di desa bisa membuka usaha besar dengan modal yang kecil.

Dibawah ini ada beberapa lapangan pekerjaan yang bisa dikembangkan sendiri di desa:

  1. Warung kopi berjaringan wifi

Walaupun membuka usaha offline, tetapi masih memanfaatkan teknologi yang ada menjadi usaha yang perlu dipikirkan dua kali. Siapa yang tidak menyukai kopi? Rasanya semua orang pasti meminum kopi setiap hari. Memanfaatkan kebutuhan masyarakat bisa membuka peluang usaha yang besar. Bukalah sebuah warung kopi yang mempunyai jaringan wifi. sekarang wifi sangat dicari apalagi di desa yang belum mempunyai jaringan pesat seperti di kota. Apalagi anak remaja sangat membutuhkan wifi. Tak perlu mewah yang penting nyaman dan koneksi wifi lancar, pastinya bisnis tersebut akan cepat berkembang.

  1. Pembuatan mebel dan perbaikan konstruksi

Usaha satu ini sangat dibutuhkan untuk desa. Susahnya transportasi ke kota untuk membeli berbagai perkakas rumah tangga, menjadi salah satu alternative membuka jasa pembuatan mebel. Masih memanfaatkan teknologi internet, jasa ini sangat dibutuhkan. Mencari referensi model dari internet, bisa menarik pembeli. Orang desa kebanyakan menginginkan furniture seperti orang kota sehingga model – model tersebut bisa dicari dari internet.

Selain mendapatkan keuntungan, bisnis ini bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Memperkerjakan orang yang ahli dibidang tersebut bisa menguntungkan kedua belah pihak.

Baca juga : Cara Memberdayakan Wanita di Indonesia

  1. Cetak dan desain

Tidak hanya di kota, masyarakat desa sekarang membutuhkan jasa desain untuk berbagai kebutuhan. Entah dari membuat spanduk, papan nama toko, event pernikahan atau ulangtahun dan lainnya.

Jasa ini layak untuk dikembangkan karena selain mendesain, bisa untuk dicetak. Selain desain, usaha printing dan fotokopi sangat laris untuk dibangun.

Dalam bisnis desian memang dibutuhkan seseorang yang ahli dalam membuat desain yang menarik. Bisa saja menarik orang untuk bekerja dengan kita atau diri sendiri. Sangat mudah belajar mengenai desain sekarang ini dari internet. Kita bisa belajar secara otodidak dengan melihat tutorialnya di internet.

  1. Makanan online

Desa dikenal sebagai sumber daya alam yang melimpah. Apapun ada di desa. Adanya sumber daya alam tersebut, bisa menjadikan lahan berbisnis apalagi untuk yang memang memiliki keahlian memasak.

Membuat suatu masakan unik tapi bisa diterima masyarakat desa pastinya banyak yang membeli. Jualkan dengan cara online. Tidak hanya di desa, dengan online bisa menjangkau hingga luar kota bahkan negeri.

Selain masakan unik, makanan khas daerah tersebut bisa dikembangkan. Satu hal yang perlu diingat, entah itu makanan unik atau makanan khas daerah bila dijual secara online buat yang memang tahan berhari – hari untuk dikirimkan.

  1. Aksesoris dan souvenir online

Masih menggunakan teknologi online, usaha rumahan ini sangat bisa diandalkan. Setiap daerah pastinya memiliki daya tarik khasnya masing – masing untuk dijadikan souvenir. Kembangkan usaha tersebut dengan berjualan online.

Di beberapa daerah pastinya ada yang memang menjual aksesoris atau souvenir secara offline. Bekerja sama dengan mereka untuk menjual secara online pun bisa sangat berpotensial. Ataupun mengajak masyarakat desa untuk membuat kerajinan tangan khas daerah masing – masing untuk dijual. Selain mendapatkan keuntungan, melestarikan kebudayaan daerah sendiri pun turut dilakoni. Selain itu memperkenalkan karya anak bangsa ke seluruh dunia pun bisa dilakukan dengan bisnis tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *